STAI Ahsanta Jambi

Tentang STAI Ahsanta Program Studi Pendaftaran Mahasiswa Baru E-Journal Video
Berita

Buka Webinar Nasional STAI Ahsanta, Wawako Maulana ‘Tantang’ Akademisi Jambi

operator - Senin, 22 Juni 2020 - 14.36 WIB

Di tengah situasi pandemi hari ini, peran serta akademisi untuk turut bersama pemerintah dan masyarakat, sangat ditunggu. Memikirkan jalan keluar dari setiap persoalan yang terjadi, apalagi sesuatu yang bersifat musibah, yang bisa saja terjadi tanpa diduga sebelumnya, seperti wabah covid-19 ini, bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi semua kalangan.

 

Kota Jambi, dibawah kepemimpinan Syarif Fasha dan Maulana telah menunjukkan usaha yang signifikan dalam menangani covid-19; sejak wabah ini ditetapkan sebagai bencana nasional non alam beberapa waktu lalu. Bahkan kota Jambi di klaim sebagai kota yang pertama dan tercepat dalam melakukan relaksasi setelah memasuki era new normal. 

 

Segala upaya yang dituangkan di dalam kebijakan-kebijakan strategis Pemerintah kota Jambi, belumlah cukup dan mampu mengatasi semua. Tentu masih dibutuhkan sumbang saran dari berbagai pihak, termasuk para akademisi. 

Wakil Walikota Jambi, Dr. Maulana, ketika memberikan sambutan kegiatan Webinar Nasional, yang di selenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ahsanta Jambi, mengajak para akademisi, baik dari perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Swasta (PTS), kampus Umum maupun kampus Agama, yang ada di Jambi untuk turut bersama berkontribusi membangun daerah, wabil khusus dalam suasana pandemi seperti saat ini. 

 

“ Kita semua tahu, bahwa di Perguruan Tinggi ada Tri Dharma yang tidak bisa ditinggalkan oleh akademisi. Bahkan tanpa ketiga (tri dharma-red) itu, sebuah lembaga tidak bisa disebut perguruan tinggi. Salah satunya adalah Penelitian. Saya atas nama pemerintah kota Jambi menunggu peran serta bapak/ibu dosen untuk meneliti apapun yang bisa memberikan maslahat bagi daerah kita ini. Menyesuaikan dengan latar belakang kita masing-masing. Pemerintah daerah sangat terbuka sekali dan akan mendukung penelitian bapak/ibu.” Ungkapnya dengan semangat via Aplikasi Zoom dari ruang kontrol utama Pemerintah Kota Jambi. 

Wakil Walikota yang juga ketua Yayasan Ahsanta Jambi itu juga meyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaran webinar yang memgambil tema:” Potensi Penelitian Kualitatif untuk Publikasi Internasional: Produktif Menulis ditengah Pandemi.” Menghadirkan narasumber dari Pusat Penelitian Universitas Jambi, Dr. Urip Sulistyo. 

 

“ Atas nama Pemerintah Kota Jambi juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan yang positif ini. Mudah-mudahan dari kegiatan ini, akan ada motivasi lebih bagi para dosen untuk aktif meneliti.” Tambahnya.

Kegiatan yang dikuti oleh 600 peserta dari berbagai daerah se-Indonesia itu, dimulai dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB, kemaren, Kamis (18/06/2020), secara virtual. 

 

Jalannya seminar dinilai sukses, karena minimnya gangguan teknis yang terjadi. Hal itu terungkap dari respon peserta yang memberikan komentar puas pada teknis pelaksanaan dan kualitas materi yang disampaikan. Selain itu, acara yang dipandu oleh moderator, Kasful Anwar, M. Pd (koordinator publikasi LPPM STAI Ahsanta) itu juga memiliki durasi yang panjang, sehingga peserta betul-betul merasa puas dengan penjelasan pemateri.

 

Fahmi Rohim, mewakili panitia pelaksana melaporkan pasca kegiatan, banyak peserta, termasuk yang dari luar daerah meminta salinan materi, baik materi dari wakil walikota Jambi tentang Keterkaitan Pandemi dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, maupun materi dari narasumber utama. Serta memberikan respon positif pada quesioner yang diberikan untuk menilai kualitas penyelengaraan kegiatan. 

Wakil ketua 1 STAI Ahsanta Jambi, Saidina Usman El-Quraisy, menyampaikan bahwa meski STAI Ahsanta Kampus Swasta yang baru berusia 10 tahun, namun bisa terlihat lebih menonjol dibandingkan kampus swasta lainya.

 

“Kami akan terus muncul ke ruang publik. Kami harus terus menunjukkan eksistensi kami, terus berinovasi atau akan mati (lembaga) ini.” Katanya.

 

Ditambahkannya, agenda selanjutnya yang sudah disiapkan adalah Penelitian bersama STAI Ahsanta dengan beberapa Peneliti Independen Jambi tentang Sejarah Islam di Jambi. Outputnya nanti akan diselenggarakan konferensi Internasional tentang Islam di Jambi, sebagai rangkaian kegiatan besar dalam rangka syukuran 10 Tahun STAI Ahsanta nanti. “ Sabtu Siang ini kita akan FDG awal dengan kawan-kawan peneliti dan penggiat Jambi Studies di STAI Ahanta.” Katanya.  (Humas STAI Ahsanta)

Berita Terbaru

Copyright © 2020 STAI Ahsanta